Filosofi Ketegaran

Pernah dengar kata2 “tegar bagai karang yang diterjang ombak”?
Coba pikir…
sebenarnya siapa yang lebih tegar, karang atau ombak?
Lihatlah ombak…
tak pernah menyerah menerjang karang…
Ketegaran ombak adalah kesabaran tak kenal henti,
dalam berusaha menghancurkan penghalang,
merubah keadaan, demi mencapai cita2.
Lebih tegar daripada karang yang menahan gangguan tanpa berbuat apa2.

Lihat juga tetesan air yang jauh lebih kecil dari ombak…
sekeras apapun batu, bisa berlubang olehnya.
Ketegaran tetesan air adalah kesabaran tak kenal henti,
dalam mengatasi tantangan,
menciptakan peluang, demi mencapai tujuan.

Air menunjukkan ketegarannya dalam segala bentuk.
Apapun yang menghalanginya, air selalu berusaha tetap bergerak.
Lihat juga air tanah, uap air, awan, es, sungai, dan bentuk2 air lainnya.
Ketegaran air adalah kesabaran tak kenal henti,
mempertahankan prinsip, dalam berbagai kondisi.

Apapun yang terjadi, apapun bentuknya, air tetaplah air…
meskipun menjadi es atau uap.
Apapun yang larut di dalamnya, air tetaplah air.
Ketegaran air adalah keteguhan pendirian.

Tegarlah bagai air,
karena ketegaran air adalah…
ketegaran yang tak bisa digoyah…
bagaimanapun…
oleh apapun & siapapun…
sampai kapan pun…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s